Tips Buat yang Galau Jurusan Universitas


Buat yang kelas 3 SMA, sudah menjadi hal yang sering terjadi ketika ditanya tentang akan melanjutkan ke mana setelah lulus nanti, ada yang mantep, ada yang masih ragu, ada juga yang plonga-plongo, baru nyadar udah mau lulus.

Kebetulan gue termasuk satu dari ribuan calon mahasiswa yang galau tentang jurusan. Gue mungkin termasuk orang yang dulu sudah mantap satu jurusan, tetapi ketika melihat jurusan yang lain, gue juga tertarik, jadi galau akhirnya. I'm not the only one, right? Right?!

Kalau masalah universitasnya sih kayaknya gak ada masalah ya, yang jadi masalah itu jurusannya. Kita kadang mempertimbangkan peluang, akreditasi, dan prospek kerja
Peluang? Ya kita jelas mencari jurusan yang kita punya peluang besar untuk masuk di dalamnya. Bahkan ada juga orang yang gak peduli jurusannya apa, yang penting bisa masuk universitas terkenal. Sebagai contoh kemarin gue lihat di salah satu grup facebook bertanya seperti ini:

Di ITB, jurusan yang paling tidak diminati apa ya?
Bisa dipahami maksud pertanyaannya kan?

Lalu akreditasi, gue juga gak tahu bener enggaknya kalau akreditasi kayak "A" itu nanti lebih diutamakan ketika melamar kerja. 
Dan prospek kerja, siapa sih yang gak mau dapet pekerjaan yang bagus dengan pendapatan yang bagus pula?  Dan sering prsopek kerja dihubungkan dengan gaji yang besar, kayak prospeknya lulusan pertambangan dan perminyakan. Nah mau tahu tentang pendapatan? cek di www.gajimu.com untuk ngecek nantinya rata-rata gaji yang kamu dapat berdasarkan bidangnya masing-masing.

Terus aku harus milih yang mana dong?

Oke, gue sebenernya juga lagi bingung dalam jurusan, gue bingung mau milih jurusan Ilmu komputer atau Teknik elektro, tapi gue nyoba sharing gimana cara gue dalam mempertimbangkan keduanya.

1. Pahami jurusanmu 
Banyak lho yang asal daftar di jurusan tertentu bukan karena minat dan bakat, tetapi karena nama dari jurusan tersebut keren atau bangga kalau ditanya jurusan apa sama orang, padahal gak tau apa-apa. Jadi pahami dulu yang hendak kamu incar, bisa profil, fasilitas di fakultasnya, lulusannya, dan sebagainya.

2. Minat dan bakat  
Ini jelas, kalau kamu suka gambar, coba aja daftar DKV atau arsitektur, suka pelajaran eksak, MIPA dan teknik bisa dipilih. Gak harus mahir kok buat milih. Ikuti diri sendiri, jangan sampai milih jurusan karena temen, atau pacar, padahal gak minat jurusan itu. Kasihan orang tua.

3. Ketahui apa yang bakal kamu pelajari 
Ada nih, temen gue yang pingin masuk suatu jurusan, tapi takut kalau nanti di jurusan itu dia gak bisa ngimbangin sama pelajarannya. Nah biar kamu punya gambaran apa yang kamu pelajari, coba search Google dengan kata kunci "Mata kuliah [jurusan]" atau "kurikulum [jurusan]"
Misal nih, gue pingin masuk jurusan Ilmu komputer, gue bakal nge search di Google dengan kata kunci "Mata kuliah ilmu komputer". Biasanya dari fakultasnya nyediain apa aja mata kuliah wajib dan pilihan dari semester 1-8, contohnya gini nih:
Kalau udah nemu daftarnya, coba search lagi salah satu nama mata kuliah di Google, misal di semester satu gue nge-search "Aljabar Linier Elementer". Kan banyak tuh hasilnya, gue nyoba pelajari dikit materinya dari hasil search. Kalau emang sesuai sama minat dan bakat kita, ya bolehlah diambil jurusannya. Kalau pas baca langsung males, jangan ambil. Jadi kita tahu sedikit apa yang bakal kita pelajari nanti.

Kalau yang galau antara dua jurusan, search aja mata kuliah keduanya, search mata kuliah wajibnya, bandingkan, enak pelajarin yang mana. Selesai.

4. Nekat! 
Hah? Nekat? Iya nekat dulu aja. Kadang ada yang sebenernya punya minat di suatu jurusan, tapi gak jadi ambil jurusan itu gara-gara passing grade-nya tinggi, temennya banyak yang disana jadi takut gak keterima, atau kayak nomor 3 tadi, takut gak bisa ngimbangin pelajaran. Hei masbro mbakbro, kita sedang berjuang, dan pejuang tak mengenal bendera putih, jangan belum perang sudah tumbang, Kalau memang minat kita di jurusan tersebut, mau itu jurusan favorit, isinya orang-orang titisan Einstein kek, tetep semangat. Banyak jalan menuju Roma kan? :)

Tapi perlu diingat, jangan asal nekat, nekat juga perlu pertimbangan. Misal kamu milih jurusan A, dan di sana udah ada 10 temenmu yang juga daftar, dan dalam daftar rank nilai, kamu urutan ke-10, hati-hati aja. Kalau misal rank-mu masih kisaran 1-4 dari 10 temen, tetep kejar apa yang kamu minati!

5. Tetep semangat dan berdoa
Ini salah satu yang tidak bisa kita tinggalkan, tetep berdoa kepada Tuhan, memohon yang terbaik, semoga apa yang kita pilih memang jalan yang terbaik buat kita

Mungkin itu aja tips yang bisa gue share, semoga bisa bermanfaat. Oh iya! Kalau kalian yang baca ini punya tips-tips lain, silahkan bisa menuliskan di komentar yaa, nanti gue masukin di postingan ini dengan nama kalian di sana, mari kita saling berbagi ide biar kita yang masih galau dengan jurusannya bisa terbuka pikirannya :)


Tips tambahan :

6. Selalu Konsultasi 
Ini juga penting, jangan bikin asumsi sendiri dari suatu jurusan, cobalah untuk berkonsultasi dengan guru BK, orang tua, dan orang yang berkecimpung di jurusan tersebut (alumni di jurusan). - Lukman

Kalau konsul ke guru BK biasanya tanya tentang peluang dan prospek kerja, kalau ke orang tua biasanya tanya tentang boleh tidaknya kuliah di jurusan tersebut, kalau sama orang yang yang berada di jurusan tersebut biasanya tanya tentang mata kuliah, kegiatan, dosennya gimana, kehidupan kampus, seluk beluk di jurusan tersebut.



sudahkah kamu mantap dengan jurusanmu? :)

2 komentar

Bro.. ada lagi ni yang perlu dipertibangkan...
1.Konsultasi dengan Ortu
2.Konsultasi dengan BK
3.Konsultasi dengan Orang-orang yang udah berkecimpung di jurusan tsb. (sama alumni di tempat tujuan)

Reply

thanks bro, gue tambahin :)

Reply

Posting Komentar